Direktur ANRI Kembali Berkarya
| Dokumentasi Pribadi. Weni Suryandari (kiri), Maman S. Mahayana (tengah), dan Irawan Sandhya Wiraatmaja (kanan) dalam diskusi buku Air Mata Topeng. |
Jakarta — Sastra Reboan mengadakan sebuah acara dengan nama "CINTA PENUH SASTRA" pada
Rabu (28/02/2018) di Wapress Bulungan, Blok M, Jakarta Selatan pukul 18.30 -
23.00 WIB. Acara tersebut diisi dengan pembacaan puisi serta penampilan
Musikalisasi Puisi. Tidak hanya itu, dalam acara ini juga terdapat sesi diskusi
buku Air Mata Topeng karya Irawan Sandhya Wiraatmaja, penyair yang juga
seorang Direktur Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Beliau menjadi
pembicara bersama Maman S. Mahayana yang bertindak sebagai pembahas dengan
moderator Weni Suryandari.
Direktur ANRI tersebut
sudah mulai menulis sejak ia masih duduk di bangku SMA pada tahun 1976. Dari
menulis tersebut, Irawan sudah menghasilkan empat antologi puisi tunggal, yaitu
Anggur, Apel, dan Pisau Itu (2016), Dan Kota-Kota Pun (2016), Giang:
Menulis Sungai Kata-Kata Menjadi Batu (2017), dan Air Mata Topeng (2017).
"Puisi-puisi saya
penuh dengan kritik sosial yang mungkin sangat mudah dipahami. Bagi yang sudah
membaca buku Anggur, Apel, dan Pisau Itu, itu akan sangat terlihat
sekali bagaimana saya mencoba untuk melihat situasi dan kondisi yang ada dari
perspektif anak muda. Kemudian pada tahapan berikutnya, saya mencoba masuk
kepada puisi-puisi yang sedikit religius. Setelah itu, pada fase ketiga, saya
mencoba untuk mengombinasikan antara puisi kritik sosial yang dikaitkan dengan
puisi religius," katanya pada saat pembukaan diskusi buku.
Irawan berharap agar
pembaca bisa memahami lebih jauh isi dari buku Air Mata Topeng, dan agar
pembaca bisa memberikan makna buku Air Mata Topeng yang sesungguhnya.
Sesi diskusi buku diakhiri dengan penampilan Musikalisasi Puisi Doddy Odoy
sekaligus penutup acara "CINTA PENUH SASTRA". Setelah acara selesai,
para sastrawan bersama dengan beberapa mahasiswa yang meramaikan acara ini
mengadakan sesi foto bersama. (RF)
Pak Irawan terima kasih buku-bukunya ya! Hehehe
BalasHapus